Berita

Habituasi Kebaikan dan Sistem Digital Warnai Hari Pertama Asesmen Sumatif Akhir Tahun Kelas X dan XI

Senin, 25 Mei 2026 / Berita

​SLEMAN – Seluruh siswa kelas X dan XI secara serentak mengikuti hari pertama pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Ajaran 2025/2026 pada Senin (25/5). Ujian yang berlangsung di ruang kelas masing-masing tersebut berjalan dengan tertib, khidmat, serta mengintegrasikan aspek spiritual dan teknologi digital sejak menit pertama dimulai.

​Suasana religius langsung terasa di awal hari sebelum lembar soal digital dibuka. Seluruh peserta didik terlebih dahulu wajib mengikuti rangkaian kegiatan habituasi kebaikan di dalam ruang ujian.

Aktivitas ini diawali dengan ibadah salat dhuha bersama, dilanjutkan dengan doa bersama demi kelancaran ujian, serta sesi belajar mandiri sebagai persiapan akhir sebelum berhadapan dengan soal-soal asesmen. Pembiasaan ini sengaja dirancang untuk menenangkan mental siswa sekaligus menanamkan karakter berakhlak mulia.

​Tepat setelah sesi habituasi selesai, gawai (HP) milik para siswa mulai digunakan. Berbeda dengan ujian konvensional berbasis kertas, pelaksanaan ASAT kali ini sepenuhnya diselenggarakan secara online dengan memanfaatkan platform Jogja Madrasah Digital (JMD). Melalui perangkat smartphone masing-masing, para siswa mengakses sistem dan menjawab soal secara langsung di bawah pengawasan ketat dari para pengawas ruang ujian.

​Kepala Madrasah, Mucharom, S.Ag., M.S.I., menyampaikan apresiasi mendalam atas kesiapan seluruh panitia dan antusiasme para siswa di hari pertama ini. Beliau menekankan pentingnya keseimbangan antara prestasi akademik dan kekuatan karakter peserta didik.
​"Asesmen ini bukan sekadar mengukur capaian kognitif atau nilai angka di atas kertas. Melalui habituasi kebaikan seperti salat dhuha dan doa bersama di awal waktu, kita ingin menanamkan bahwa keberkahan proses itu jauh lebih utama. Prestasi itu penting, jujur dan berkarakter itu yang utama. Semoga ujian berbasis digital ini melatih kemandirian dan integritas anak-anak kita," ujar Mucharom saat memantau langsung jalannya ujian.

​Senada dengan Kepala Madrasah, Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Siti Aminah, S.Pd., memberikan keterangan teknis mengenai kelancaran sistem digital yang digunakan selama hari pertama pelaksanaan.
​"Alhamdulillah, berkat persiapan yang matang, integrasi platform Jogja Madrasah Digital (JMD) pada hari pertama ini berjalan sangat lancar tanpa kendala teknis yang berarti. Anak-anak sudah familiar dengan ekosistem digital ini. Kami berharap atmosfer kompetitif yang sehat, jujur, dan tertib ini bisa terjaga konsistensinya hingga hari terakhir pelaksanaan ASAT nanti," jelas Siti Aminah.

​Pelaksanaan hari pertama ASAT ini menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam mewujudkan pendidikan yang adaptif terhadap kemajuan teknologi tanpa kehilangan ruh religiusitasnya. Sinergi antara pemanfaatan teknologi JMD dan pembiasaan ibadah di awal hari diharapkan mampu melahirkan generasi madrasah yang tidak hanya cerdas secara digital, tetapi juga kokoh secara spiritual. (NH)

    Kirim Komentar

    © Copyright Citraweb Digital Multisolusi All Rights Reserved. Designed and Developed by Developed by Citraweb