Sebanyak 33 siswa kelas XII program keterampilan Tata Boga yang tidak berencana melanjutkan studi ke perguruan tinggi mengikuti pelatihan ini dengan antusias. Mereka mendapatkan pendampingan langsung dari guru keterampilan, Eka Widyaningrum, S.Pd., bersama tim instruktur dari LKP Budi Mulia Culinary School.
Pada kegiatan ini, para peserta dibimbing untuk membuat roti manis mulai dari penjelasan bahan dan proses pengolahan, praktik pengulenan, pembentukan adonan, hingga tahap pemanggangan dan pengemasan produk. Melalui proses tersebut, siswa belajar bagaimana menciptakan produk kuliner yang berkualitas, menarik, dan layak jual.
Kepala MAN 5 Sleman, Mucharom, S.Ag., M.S.I., menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.
“Program keterampilan seperti ini sangat penting untuk menyiapkan siswa agar memiliki kemampuan yang bisa langsung diterapkan di masyarakat. Kami berharap mereka dapat mengembangkan keahlian ini menjadi peluang usaha setelah lulus,” ungkapnya.
Guru pendamping Eka Widyaningrum, S.Pd., menambahkan bahwa pelatihan ini menjadi pengalaman berharga bagi siswa. “Selain memahami proses pembuatan roti, mereka juga belajar tentang manajemen waktu, kebersihan dapur, dan cara mengemas produk agar memiliki nilai jual lebih,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan penilaian hasil praktik dan sesi foto bersama. Melalui kerja sama ini, MAN 5 Sleman terus menunjukkan komitmennya untuk mencetak lulusan yang terampil, mandiri, dan siap bersaing di dunia kerja. (fat/gal)
Kirim Komentar