Sleman (14/10/2025) — Suasana Laboratorium Tata Boga MAN 5 Sleman pada Senin, 14 Oktober 2025 tampak ramai dan penuh semangat. Siswa kelas X mengikuti kegiatan praktik pembelajaran Keterampilan Tata Boga bersama guru pengampu, Eka Widyaningrum, S.Pd., dengan materi “Bumbu Dasar Masakan Indonesia”.

Dalam kegiatan ini, para siswa diajak untuk mengenal, menyiapkan, dan mengolah berbagai bumbu dasar yang menjadi ciri khas masakan Nusantara. Mereka belajar memadukan rempah-rempah seperti bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, dan kunyit untuk menciptakan cita rasa khas Indonesia. Kegiatan praktik ini juga melatih keterampilan siswa dalam mengenali perbedaan antara bumbu dasar putih, merah, dan kuning yang biasa digunakan dalam berbagai jenis masakan daerah.
Eka Widyaningrum, S.Pd., menjelaskan bahwa tujuan pembelajaran kali ini adalah agar siswa memahami karakteristik bumbu dasar Indonesia dan mampu mengolahnya menjadi hidangan yang lezat serta bergizi. “Saya ingin siswa tidak hanya tahu teori, tetapi juga bisa mempraktikkan langsung bagaimana bumbu-bumbu tradisional ini digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Inilah bagian dari pelestarian kuliner Nusantara,” ujarnya.
Kegiatan praktik berlangsung dengan antusias. Para siswa bekerja dalam kelompok kecil, membagi tugas mulai dari menyiapkan bahan, menumis bumbu, hingga menyajikan hasil masakan. Laboratorium pun dipenuhi aroma harum khas rempah Indonesia.
Kepala MAN 5 Sleman, Mucharom, S.Ag., M.S.I., memberikan apresiasi terhadap pembelajaran keterampilan seperti ini. “Kegiatan praktik seperti ini penting karena melatih kemandirian, kreativitas, dan kecintaan siswa terhadap budaya kuliner Indonesia. Dengan keterampilan memasak yang baik, mereka tidak hanya siap menghadapi dunia kerja, tetapi juga mampu menghargai kearifan lokal,” tuturnya.
Melalui pembelajaran Keterampilan Tata Boga, MAN 5 Sleman terus berkomitmen untuk menumbuhkan generasi muda yang kreatif, terampil, dan bangga terhadap kekayaan kuliner Indonesia. (fat/gal)
Kirim Komentar