Berita

Jelang Pemilu, MAN 5 Sleman Gelar Sosialisasi dan Nonton Film

Jumat, 05 Januari 2024 / Berita

MAN 5 Sleman bekerjasama dengan Bawaslu Kab. Sleman menggelar Sosialisasi Pemilu dan Nonton film, Kamis (04/01/2024) di aula madrasah pukul 09.00 WIB. Acara ini ditujukan untuk Kelas XII, dimana jumlah peserta ada 169 siswa. Dalam sambutan mewakili Kepala Madrasah, Drs. Sumarlan menyampaikan tujuan adanya kegiatan ini. “Anak-anak kelas XII pada tanggal 14 Februari mendatang, negara kita akan mengadakan pesta demokrasi yakni pemilu. Dalam pemilu nanti kita sebagai warga negara yang baik harus berpartisipasi aktif menggunakan hak suara kita untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Adanya kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan mengedukasi kaitannya dengan dunia demokrasi”, terang Drs. Sumarlan.

Sesi pertama yakni nonton film dimana ada 4 jenis film fiksi yang diputarkan yakni Bukan untuk Dimajab (Marlon Geraldo,2020), HOAX (Yasin Hidayat, 2017), KTP (Bobby Prasetyo, 2016), dan Incang-Inceng (Kelik Nugroho, 2017). Semua siswa tampak menikmati setiap dari pemutaran film tersebut. Bawaslu bekerjasama dengan KDM Cinema untuk pemutaran film ini.

Sesi kedua ada pemaparan dari narasumber. Narasumber yang pertama adalah Raden Yuwan Sikra, Divisi Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kabupaten Sleman. Dalam pemaparannya, Yuwan memaparkan partisipasi aktif dari pemilih pemula. Pertama, pemilih pemula dapat terlibat dalam pengawasan partisipatif, turut terlibat dalam sosialisasi dan pengawasan pemilu agar terhndar dari politik uang, isu sara dan Hoax. Kedua, memperjuangkan hak suara dalam ruang politik. Ketiga, berpartisipasi dalam aksi sosial yang bertujuan perubahan positif. Selain itu ia menyampaikan tips@ menjadi pemilih cerdas, rasional dan bertanggungjawab. Diantaranya teliti calon sebelum memilih, memilih pemimpin yang baik dan berkualitas, cermati visi dan misi, tidak asal asalan/ ikut-ikutan dalam memilih calon, dan tidak memilih paslon yang menggunakan politik uang.

Sedangkan narasumber kedua merupakan sutradara dari film HOAX, Yasin Hidayat. Dalam pemaparannya Yasin menyampaikan kaitannya dengan Hoax dan ujaran kebencian. Hoax merupakan masalah yang dianggap sepele tetapi mempunyai dampak yang dahsyat yakni perpecahan suatu bangsa. Dampak yang lain adalah masyarakat menjadi apatis terhadap pemilu dan demokrasi menjadi tidak sehat. Ia menyampaikan ciri-ciri berita Hoax diantaranya Alamat web tidak jelas, susunan kalimat tidak rapi, gambar tidak jelas, dan judulnya dilebih-lebihkan. Ciri yang lain adalah to good to bee true (terlalu indah untuk jadi kenyataan) dan to bad to be true (terlalu buruk untuk jadi kenyataan). Ia menjelaskan juga bagaimana peran kawula muda untuk bisa meluruskan jika mengetahui berita-berita hoax yang beredar di masyarakat tempat tinggal mereka.

Seluruh rangkaian acara berakhir pada pukul 12.00 WIB. Setelah sholat berjamaah siswa kembali KBM di kelas masing-masing. (nk)

    Kirim Komentar

    MAN 5 SLEMAN

    Jl. Magelang Km.17 Ngosit, Margorejo, Tempel, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55552
    man.tempeloke@gmail.com
    +62 - 274 - 4362895